selamat datang di 'Seputar Blog' MEDIA MENULIS TANPA BATAS semoga blog ini berguna sebagai media informasi
Saat ini yang anda butuhkan mungkin tersedia di maininternetonline.blogspot.com
silahkan menuju blog baru saya dan dapatkan informasi lengkap yang anda butuhkan klik
Meskipun nikmat tetapi hal itu dilarang dan harus dihindari, begitulah penuturan artis Zarima Mirafsur. Sebagai manusia biasa Zarima juga tidak terlepas dari kesalahan, Zarima yang pernah tersandung kasus narkotika bahkan dijuluki sebagai ratu ekstasi. Namun demikian ibu dari Nikita ini tetap mengharapkan dan berusaha untuk memperbaiki diri dalam menyongsong masa depan yang lebih cerah. Untuk itu kita harus berjuang untuk memerangi ketergantungan pada obat harus tersebut, katanya Zarima mengungkapkan beberapa kiat untuk bisa melepaskan diri dari jerat narkotika yang membahayakan dan merugikan.. “Untuk menghindarkan narkotika pertama-tama kita harus memiliki kesadaran bahwa narkotika tidak baik untuk dipakai atau dikonsumsi”. Dampak buruk narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) telah dirasakan negeri ini sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini permasalahan narkoba masih menjadi momok bagi bangsa kita. Di sisi lain, terdapat beberapa komunitas yang menganggap aktivitas penyalahgunaan narkoba adalah sebuah gaya hidup. Kalangan artis misalnya, beberapa mengaku telah sekian lama mengkonsumsi barang haram itu. Kedua, kita harus menyadari bahwa narkotika banyak mudaratnya. Hal ini sepatutnya menjadi perhatian semua kalangan, apalagi saat ini narkoba telah mencengkeram banyak kalangan, bukan hanya kamu muda saja bahkan hingga orang-orang tua. Beberapa pecandu pun mengaku awalnya hanya coba-coba, karena sebagian temannya telah mencoba. Namun kemudian ketagihan dan selanjutnya menjadi junkies (pecandu narkoba). Jika diawali dengan coba-coba, artinya mereka hanya ikut-ikutan, hal ini dilatarbelakangi faktor gaya hidup. Sehingga agar diterima di lingkungan itu, mereka nekat mencoba narkoba. Pada akhirnya seseorang akan menghalalkan segala cara demi mendapatkan serbuk putih itu. Ketiga, yang paling utama yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Misalnya, sebagai seorang muslim dengan menjalankan shalat 5 waktu. Melaksanakan segala sesuatu yang menjadi kewajiban umat beragama serta menghindari segala laranganNya adalah cara paling jitu, dengan meminta pertolongan Allah SWT insya Allah dapat memberikan cahayaNya menunjukkan ke arah yang benar untuk kita berjalan. Tampil dalam balutan setelan training merah, dilengkapi dengan topi kuning gading untuk melindungi sebagian wajah cantiknya dari sengatan sinar matahari. Wajahnya kemerah-merahan bak buah apel menjelang masak, Zarima mengatakan bahwa memang tidak dipungkiri bahwa bagi sebagian orang konsumsi narkotika merupakan sesuatu yang luar biasa. Perasaan nikmat memang sudah diciptakan sejak jaman Adam dan Hawa, digambarkan sebagai buah kuldi untuk menguji keimanan pada waktu itu. Peran pemerintah dan dukungan masyarakat pun sangat diharapkan dalam menyatakan perang terhadap narkotika. Begitu juga dengan sektor-sektor terkait seperti para penegak hukum, kesehatan, lembaga-lembaga swadaya, Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mampu mengulurkan tangan mengeluarkan negeri ini dari kemelut peredaran jaringan narkotika yang berdampak kerugian. Zarima tampak segar dan cerah. Untuk mengisi kegiatan saya sekarang ini, lebih banyak dikonsentrasikan pada kegiatan di bidang sosial, seperti mengunjungi panti asuhan, keliling menyantuni kaum fakir miskin, anak-anak telantar dan korban bencana. Meskipun demikian perempuan kelahiran 3 Desember ini masih menjalankan profesi keartisannya diantaranya main sinetron, presenter, entertain dan lain sebagainya. Berbicara mengenai hukum, sudah menjadi keharusan bagi pemerintah untuk menegakkan hukum, artinya seseorang yang memang harus dihukum ya dihukum sedangkan yang seharusnya bebas ya dibebaskan, tuturnya. Dengan demikian ada kepastian hukum yang harus dijalani, kata Zarima menutup perbincangan